Diberdayakan oleh Blogger.

Desktop

Chat

Bookmarks

User

Mail

Videos

Contact

Mobile

Archive

Racing

Cute

PENGURUS HARIAN

Kota

Portfolio

Feature

Muslim Sehat Muslim yang Kuat


Muslim Sehat Muslim yang Kuat

Assalamuallaykum Sahabat Almadinah, Bagaimana kondisi tubuh Sahabat? Apakah lelah karena sibuk mengerjakan tugas? Atau mata berkantung karena lembur? Bagaimanapun kondisi tubuh Sahabat Almadinah, admin harap Sahabat tidak lupa bersyukur pada Allah untuk hari ini. Kali ini admin mau mengshare tentang gaya hidup sehat ala Rosulullah. Nah bagaimana caranya, yuk mari di baca.

1. Makanlah saat lapar dan berhenti makan sebelum kenyang.

Kok gitu? Ini nih haditsnya.
"Jauhilah olehmu mengisi perut dengan penuh terhadap makanan dan minuman, sebab mengisi perut dengan penuh akan membahayakan tubuh dan menyebaban malas saat shalat dan pertengahanlah kalian dalam kedua hal tersebut karena sesungguhnya hal ini lebih baik bagi tubuh, dan menjauhkan diri dari berlebih-lebihan." (H.R Bukhari)

2. Abis makan jangan tidur dulu yaa.

Gak baik nih kalo abis makan terus tidur. Kenapa? Soalnya saat tubuh kita sedang beristirahat maka sistem pencernaan kita akan berkerja keras mencerna makanan yang telah kita makan. Nah, itu lah yang akan memicu penyakit-penyakit akibat tidur setelah makan. Salah satu penyakitnya adalah maag. Nah, jadi mau menghadirkan penyakit atau enggak? Admin sih enggak heheh. 
"Cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah dan shalat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan karena dapat membuat hati kalian mejadi keras." (HR. Abu Nu'aim dari Aisyah ra).

3. Bangun di sepertiga malam buat Qiyamul Lail

Diwaktu sepertiga malam terakhir ini udara bersih yang ada di muka bumi ini sangatlah bermanfaat bagi metabolisme tubuh dan sangat berpengaruh bagi vitalitas tubuh kita untuk melakukan aktivitas seharian penuh. Nah, makanya sering-seringlah melakukannya selain dapat pahala karena Qiyamul Lail juga kesehatan terjaga kan.

4. Berpuasa wajib dan berpuasa sunnah

Karena berpuasa maka kandungan racun yang bersemayam di tubuh kita itu akan menghilang. entah itu racun dari obat-obatan atau pun makanan instan kayak mie instan gitu yang sering dimakan anak kosan. Nah, ketika berpuasa maka lemak yang ada di dalam tubuh kita akan dimanfaatkan untuk beraktivitas atau bahasa kerennya akan berubah menjadi ATP yang siap digunakan. Nah ketika lemak dimanfaatkan maka disaat itulah keluar racun yang sudah melebur. Kandungan racun tersebut akan berkurang bahkan hilang dari tubuh kita. Yeay, bisa jadi diet yang berkah nih, namun niatnya yang utama karena Allah yaa :)

5. Olah Raga

Tahukan Sahabat Almadinah bahwa Rosulullah sering mengajak Aisyah untuk berjalan kaki bahkan tak segan diadakan perlombaan. Menurut penelitian ahli medis, berjalan kaki itu memiliki manfaat yang keren loh Sahabat. Apa itu? Manfaatnya adalah mengurangi resiko munculnya penyakit-penyakit berbahaya seperti serangan jantung, diabetes, kanker, dan depresi. Patut dilakukan nih, geratis pula. Bisa nih, ke kampus jalan kaki, mengikuti sunnah Rosul, jadi sehat, dan tentunya mengurangi polusi udara hehehe.

6. Menjaga Kebersihan

Kebersihan sebagian dari iman, masih ingat itu Sahabat Almadinah? Ingat dong. Yeap, dengan kita menjaga kebersihan maka kesehatan fisik kita inshaAllah akan terjamin dan akan berbanding lurus dengan ibadah yang makin khusyu dan nikmat. Mulai dari kamar kosan sendiri nih :) Di sapu yaa kamar kos Sahabat Almadinah.

Nah, itu beberapa gaya hidup sehat ala Rosulullah . Itu hanya sebagian looh, masih banyak lagi gaya hidup sehat ala Rosulullah, :) Semangat. Jaga kesehatan yaa, tugasnya masih banyak :)


sumber:
Buletin Madani edisi syawal 1433 H dengan perubahan gaya bahasa dan penambahan tanpa mengurangi intisari.






Musker Al Madinah 2015


Assalamu’allaykum.... Apa kabar? Sudah lama yaa website ini enggak publish sesuatu? Apakah ada yang rindu? Hoho, maafkan admin, manusia yang tempatnya salah dan lupa. Okay, jangan banyak basa basi lagi, kali ini amin mau cerita tentang Musker Al Madinah tercinta ini Loh.

Alhamdulillah Rohis Al Madinah Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Diponegoro telah menyelenggarakan musyawarah kerja. Acara tersebut dilaksanakan pada Hari Sabtu, 28 Maret 2015 di Ruang B.105 JPWK.  Acara dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan dilanjutkan dengan musyawarah tentang Pedoman keberlangsungan Rohis Al Madinah kedepannya. Sesi ini dipimpin oleh 3 peserta acara yang rela dan ikhlas menjadi presidium 1, 2, dan 3. Alhamdulillah sesi ini berjalan dengan lancar sampai Dhuhur dan dilanjutkan sekitar pukul 13.00 WIB setelah Sholat Dhuhur dan makan siang.  Sesi kedua ini merupakan pemaparan dari pengurus harian dan masing-masing departemen di Rohis Al Madinah. Satu persatu departemen di Rohis Al Madinah mempresentasikan rencana kerja untuk satu tahun kepengurusan. Alhamdulillah dalam pemaparan rencana kerja mendapatkan kritik dan saran dari para peserta yang datang yang akan menjadi bahan pertimbangan untuk masing-masing departemen. Untuk melihat dokumentasi Musyawarah Kerja Almadinah, bisa klik DISINI serta untuk melihar Program Kerja Rohis Almadinah 2015 bisa dilihat DISNI
Sekian laporan dari admin yang banyak salah ini. Terima kasih telah membaca.

“Ini bukanlah akhir, ini adalah awal dari sebuah jalan yang akan ditempuh oleh kami. Doakan kami agar kami istiqomah dalam perjalanan ini.”

Al Madinah Reaktif.
Religius. Aktif. Informatif






Inilah 5 Ketentuan Etika Bisnis dalam Islam



Inilah 5 Ketentuan Etika Bisnis Dalam Islam

Dunia bisnis sangat disukai oleh banyak orang. Banyak juga yang mencita-citakan profesi ini. Sebagai orang yang ingin berbisnis, kita harus mengetahui mengenai prinsip bisnis itu sendiri. Secara sederhana yang dimaksud dengan etika bisnis adalah cara-cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan, industri dan juga masyarakat.

Islam itu sendiri merupakan sumber nilai dan etika dalam segala aspek kehidupan manusia secara menyeluruh, termasuk wacana bisnis. Islam memiliki wawasan yang komprehensif tentang etika bisnis. Mulai dari prinsip dasar, pokok-pokok kerusakan dalam perdagangan, faktor-faktor produksi, tenaga kerja, modal organisasi, distribusi kekayaan, masalah upah, barang dan jasa, kualifikasi dalam bisnis, sampai kepada etika sosio ekonomik menyangkut hak milik dan hubungan sosial.
Berikut ini ada 5 ketentuan umum etika berbisnis dalam Islam.

1. Kesatuan (Tauhid/Unity)
Dalam hal ini adalah kesatuan sebagaimana terefleksikan dalam konsep tauhid yang memadukan keseluruhan aspek-aspek kehidupan muslim baik dalam bidang ekonomi, politik, sosial menjadi keseluruhan yang homogen, serta mementingkan konsep konsistensi dan keteraturan yang menyeluruh. Dari konsep ini maka islam menawarkan keterpaduan agama, ekonomi, dan sosial demi membentuk kesatuan. Atas dasar pandangan ini pula maka etika dan bisnis menjadi terpadu, vertikal maupun horisontal, membentuk suatu persamaan yang sangat penting dalam sistem Islam.

2. Keseimbangan (Equilibrium/Adil)
Islam sangat menganjurkan untuk berbuat adil dalam berbisnis, dan melarang berbuat curang atau berlaku dzalim. Rasulullah diutus Allah untuk membangun keadilan. Kecelakaan besar bagi orang yang berbuat curang, yaitu orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain meminta untuk dipenuhi, sementara kalau menakar atau menimbang untuk orang selalu dikurangi. Kecurangan dalam berbisnis pertanda kehancuran bisnis tersebut, karena kunci keberhasilan bisnis adalah kepercayaan.
Al-Qur’an memerintahkan kepada kaum muslimin untuk menimbang dan mengukur dengan cara yang benar dan jangan sampai melakukan kecurangan dalam bentuk pengurangan takaran dan timbangan.
واوفوا الكيل اذا كلتم وزنوا بالقسطاس المستقيم ذالك خير وأحسن تأويلا
“Dan sempurnakanlah takaran apabila kamu menakar, dan timbanglah dengan neraca yang benar. Itulah yang lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya,” (Q.S. al-Isra’: 35).
Dalam beraktivitas di dunia kerja dan bisnis, Islam mengharuskan untuk berbuat adil,tak terkecuali pada pihak yang tidak disukai. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Surat Al-Maidah ayat 8 yang artinya: “Hai orang-orang beriman,hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah SWT,menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-sekali kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil.Berlaku adillah karena adil lebih dekat dengan takwa.”

3. Kehendak Bebas (Free Will)
Kebebasan merupakan bagian penting dalam nilai etika bisnis islam, tetapi kebebasan itu tidak merugikan kepentingan kolektif. Kepentingan individu dibuka lebar. Tidak adanya batasan pendapatan bagi seseorang mendorong manusia untuk aktif berkarya dan bekerja dengan segala potensi yang dimilikinya. Kecenderungan manusia untuk terus menerus memenuhi kebutuhan pribadinya yang tak terbatas dikendalikan dengan adanya kewajiban setiap individu terhadap masyarakatnya melalui zakat, infak dan sedekah.

4. Tanggung jawab (Responsibility)
Kebebasan tanpa batas adalah suatu hal yang mustahil dilakukan oleh manusia karena tidak menuntut adanya pertanggungjawaban dan akuntabilitas. untuk memenuhi tuntunan keadilan dan kesatuan, manusia perlu mempertaggungjawabkan tindakanya secara logis prinsip ini berhubungan erat dengan kehendak bebas. Ia menetapkan batasan mengenai apa yang bebas dilakukan oleh manusia dengan bertanggungjawab atas semua yang dilakukannya.

5. Kebenaran: kebajikan dan kejujuran

Kebenaran dalam konteks ini selain mengandung makna kebenaran lawan dari kesalahan, mengandung pula dua unsur yaitu kebajikan dan kejujuran. Dalam konteks bisnis kebenaran dimaksudkan sebagia niat, sikap dan perilaku benar yang meliputi proses akad (transaksi) proses mencari atau memperoleh komoditas pengembangan maupun dalam proses upaya meraih atau menetapkan keuntungan. Dengan prinsip kebenaran ini maka etika bisnis Islam sangat menjaga dan berlaku preventif terhadap kemungkinan adanya kerugian salah satu pihak yang melakukan transaksi, kerjasama atau perjanjian dalam bisnis. [rika/islampos/feyzone/serbamakalah]






Tahukah Teman-teman, bahwa 9 dari 10 Pintu Rezeki Adalah Perdagangan ?


9 dari 10 Pintu Rezeki Adalah Perdagangan

Kali ini saya akan bercerita mengenai perdagangan. Apa sih yang ada di benak kamu mengenai perdagangan atau dalam Bahasa modern sekarang ini bisa kita sebut pengusaha? Pada suatu kesempatan Hermawan Kartajaya, seorang pakar pemasaran kelas dunia yang kebetulan seorang Kristiani keturunan Chinese, mengatakan “Nabi Muhammad itu ‘kan pengusaha. Mestinya sih Muslim itu juga jadi pengusaha.”
  • Jelas, Nabi Muhammad itu pengusaha. Tepatnya, pedagang. Dimana pada usia 20-an,     perdagangannya sudah menembus negara-negara tetangga

  • Istri kesayangan Nabi juga pedagang.

  • Empat sahabat Nabi, ternyata semuanya pedagang dan hampir semuanya kaya-raya.

  • Sepuluh sahabat Nabi yang dijamin masuk surga, ternyata hampir semuanya pedagang.

  • Islam pun dibawa masuk ke Indonesia oleh pedagang. Baik pedagang dari Timur Tengah, dari India, maupun dari China. Kebetulan Islam sudah masuk duluan ke sana.

  • Sesepuh NU dan Muhammadiyah zaman dulu juga pedagang.

  • Serikat Dagang Islam pun turut berperan besar dalam memperjuangkan kemerdekaan negeri ini.


Kesimpulannya, Islam nggak asing sama sekali dengan perdagangan. Malah Islam sangat menganjurkan perdagangan. Ini terbukti pada salah satu wasiat penting Nabi, “Berdaganglah engkau, karena Sembilan dari 10 pintu rezeki berada di perdagangan.”

Disini perlu digarisbwahi bahwa umat akhir zaman – mulai dari masyarakat Quraisy dulu sampai masyarakat modern zaman sekarang – amat sangat mengagungkan para pedagang, karena:
  • Para pedagang, merekalah yang menggerakkan roda ekonomi.
  • Merekalah yang membuka lapangan kerja.
  • Merekalah yang memberi sumbangan besar-besaran.
  • Merekalah yang memengaruhi pemerintah secara langsung.
  • Bahkan merekalah yang mengendalikan dunia!

Mungkin kamu bertanya-bertanya, kalo semua jadi pengusaha yang jadi karyawannya siapa dong? Tenang, untuk pekerja/karyawan kita pakai saja TKI, bukan Tenaga Kerja Indonesia tapi Tenaga Kerja Inggris atau Tenaga Kerja India. Jadi kita meng-import tenaga kerja dari Negara luar, hehe. Untuk kamu yang masih muda, ayo wujudkan Pengusaha Muda. Untuk yang nggak muda alias tua, nggak ada kata terambat untuk mulai menjadi pengusaha. Ini bukan masalah usia tapi ketekunan kamu akan menjadi kesuksesan. Sukses itu ada ilmunya, jadi kamu bisa belajar dari pengalaman orang yang sudah mencapai Artikel ini bersumber dari buku ‘7 Keajaiban Rezeki’ Ippho Santhosa. Untuk lebih jelasnya mengenai Keajaiban Rezeki dengan otak kanan, silakan baca bukunya.
Select Menu